Nenek Linsai
Hari ke-2446 tanpa jeda
Bagian 2
Mendekati usia 10 tahun kurang satu hari, Adi ayah dari anak yang diculik mengetahui keberadaan pondok nenek Linsai. Menjelang subuh Adi nekat berenang menyeberangi danau, lalu menyelinap di semak-semak dekat pondok nenek Linsai.
Suasana di sekitar pondok nenek Linsai sangat menyeramkan, selain berserakan tulang belulang dan tengkorak manusia, sudah ada altar tempat pemujaan syetan.
Ketika terdengar lolongan suara yang mengerikan entah suara mahluk apa dan dari mana asal suara, di dekat sekitar altar, Nenek Linsai membaringkan Albar anak Adi di atas altar. Kelihatannya Albar masih terlelap tidur.
Kemudian nenek Linsai membelakangi altar menghadap pohon Beringin besar sambil komat-kamit baca mantra. Kesempatan ini tidak disia-siakan oleh Adi. Secepat kilat digendongnya Albar lalu diam-diam meninggalkan pondok nenek Linsai menuju perahu yang agak besar yang ada di tepi danau.
Baru saja berada di danau, Nenek Linsai mengetahui Albar yang akan dijadikan tumbal persembahan dilarikan ayahnya. Nenek Linsai mengejar Adi dan Albar menggunakan perahu kecil. Adi tidak henti-hentinya berdoa minta pertolongan dan perlindungan kepada Tuhan.
Karena perahu Adi lebih besar, jalannya agak lambat. Nenek Linsai dengan mudah mengejar Adi dan hampir mendekati perahu Adi.
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan