Gerigap
Hari ke-2468 tanpa jeda
Bagian 2
Menjelang larut malam, baru berbagi tugas mengelilingi rumah penduduk secara bergantian. Mereka berkelompok empat sampai lima orang membawa kentongan bambu dan senter.
Sementara itu di ujung desa ada kakak-beradik yang sudah yatim piatu baru terlelap. Karena kecapaian sampai kelupaan mengunci pintu rumahnya. Anehnya Monster Gerigap bisa tahu kalau kedua anak ini tidak mengunci pintu rumahnya.
Tengah malam Monster Gerigap dengan mudah masuk ke rumah kedua anak yatim piatu. Tak berapa lama setelah itu terdengar lolongan dalam rumah sasaran ini.
Mendengar adanya lolongan mirip lolongan serigala belasan orang ronda di bantu oleh masyarakat yang mengetahui itu segera mengepung rumah, selebihnya secara bersamaan menyerbu masuk rumah.
Pengeroyokan terhadap monster itu tak terhindarkan, satu persatu orang yang mengeroyok berjatuhan di lantai kena amukan monster itu. Beberapa orang yang lain mengayunkan golok dan parang ke tubuh monster. Sedikit pun tubuh mahluk itu tak terluka.
Karena ributnya suasana dalam rumah, dua kakak-beradik itu terbangun. Sang adik segera mengambil dua peralatan rumah yang terbuat dari tembaga, lalu keduanya dipukulkan satu sama lain, yang menimbulkan suara dentingan yang keras sambil berzikir dan baca do’a, menyebabkan monster lari terbirit-birit.
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan