Keluarga Tuli
Hari ke-2465 tanpa jeda
Bagian 6
“Ayah….ayah, ilmu dari sekolah mana yang mengajarkan setengah juta nominalnya lebih besar dari enam ratus ribu.” kata Iwan pelan-pelan agar ayahnya tidak mendengar, lalu tertawa.
“Suamiku….suamiku, kau lucu, kambingnya ditawar enam ratus ribu tidak dijual, setengah juta kambingnya dijual, lengkap-
lah kekuranganmu….sudah tuli, bodoh lagi.” kata sang isteri pelan lalu tertawa.
Melihat anak dan isterinya tertawa, Ali mengira keduanya bergembira, akhirnya dia juga ikut tertawa. Tidak puas tertawa sekali mereka bertiga mengulang tawanya berkali-kali. Mereka tidak menghiraukan keadaan di sekitarnya.
Tiba-tiba pintu pondok keluarga tuli ini ada yang mengetuk, terdengar sang tamu berteriak mengucapkan salam.
“Assalamu’aikum.”
Keluarga tuli ini hafal dengan orang yang mengucapkan salam itu, Ali bergegas membuka pintu pondoknya tanpa membalas salam tamu. Begitu pintu terbuka sang tamu berteriak marah.
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan