Drs.Sunindio

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Keluarga Tuli

Hari ke-2461 tanpa jeda

Bagian 2

“Kambing kita mau di hadiahkan ke orang itu, jangan Ayah.” kata Iwan ikut berkomentar.

Ada kebiasaan tidak baik dalam keluarga tuli ini, yaitu rajin

mencuri nira yang dihasilkan pohon aren milik orang, pohon arennya berada tak jauh di belakang pondok mereka.

Pemilik pohon aren yang selalu kecurian, karena kesal akhirnya membalas kekesalannya dengan memberi campuran kotoran manusia ke dalam periuk tempat menampung nira di atas pohon aren itu.

Beberapa jam setelah itu, ketika sedang sepi menjelang Magrib, keluarga tuli ini Ali, Wati, Iwan beraksi lagi mencuri nira.

Iwan sang anak disuruh memanjat pohon aren duluan, setelah di atas pohon, dia meminum nira yang tertampung dalam periuk, kontan saja dia muntah merasakan nira itu. Iwan segera turun dari pohon aren itu.

Selanjutnya sang ayah naik pohon aren karena ingin tahu, kenapa anaknya sampai muntah meminum nira itu, setelah di atas pohon, Ali melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan anaknya, Ali juga muntah merasakan nira yang diminumnya.

Bersambung

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post