Drs.Sunindio

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Tikus yang Tersesat

Hari ke-2454 tanpa jeda

Bagian 1

Pada zaman dahulu terjadi kemarau panjang tiga tahun berturut-turut. Sawah dan ladang penduduk kering kerontang, sehingga gagal panen. Penduduk banyak yang mati kelaparan, begitu juga hewan.

Untuk bertahan hidup tikus beserta kedua anaknya terpaksa harus meninggalkan sarangnya yang ada dalam lobang tanah di sawah yang kering kerontang itu, karena di sana tidak tersedia lagi sumber makanan yang dapat dimakan.

Pagi-pagi sekali sang induk mengajak kedua anaknya pergi ke tempat baru yang akan menjamin kelangsungan hidup mereka. Karena tidak tahu tempat mana yang akan didatangi, induk tikus berjalan saja tanpa tujuan yang pasti, yang penting tempat yang akan mereka datangi ada sumber makanan.

Setelah berjalan cukup jauh salah satu anaknya berkata

“Ibu istirahat dulu, aku lelah.”

“Aku haus dan lapar.” kata anak tikus yang satunya.

Mereka bertiga istirahatlah di tempat itu, karena ketiganya kelelahan dan dari pagi belum makan minum sedikit pun, akhirnya mereka tertidur. Ketika ketiganya terbangun, ternyata hari sudah gelap.

Bersambung

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post