Mawar Hitam
Sejak penyerangan tiba-tiba dan munculnya mawar hitam suasana di kota X lebih mencekam. Larangan berkeliaran di malam hari termasuk aktivitas kantor dan fasilitas umum terpaksa ditutup. Kota X memang agak terpencil dengan jumlah penduduk yang tidak terlalu banyak.
Rata-rata remaja dan anak-anak mendominasi. Golongan lansia jauh lebih sedikit karena penduduk yang berumur pendek. Kondisi alam yang ekstrim dan sering diserang penyusup keberadaan usia tua menjadi rentan. Para pemimpin kota kebanyakan golongan mutan yang tidak akan pernah menua.
Mereka telah berabad mendiami kota di kawasan pergunungan. Jika orang mengamati lebih dalam dan seksama di kota X jumlah manusia tidak banyak. Namun kehidupan mereka sehari-hari bersama berdampingan dan damai. Manusia tersebut malah ada yang menikah dengan muatan-muatan tersebut.
Bersambung....
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
