Mawar Hitam
Mala berkemas dan berjalan secepat yang dia bisa menelusuri sekolah. Gadis itu ingin secepatnya meninggalkan sekolah dan sekaligus pantauan dari kelompok murni. Dia merasa tidak nyaman apalagi semenjak kehadiran Saka sebagai seorang pimpinan. Saka bahkan telah mati-matian mengikutinya seperti saat ini.
Mala menyadari ada yang berbeda diantara mereka hanya saja dia berupaya menganggap semuanya biasa. Mala sangat menyukai Saka, namun pemuda itu meragukan keteguhan hatinya. Dia tidak ingin menambah konflik diantara klan ayahnya dan Saka. Mutan berbentuk hewan sepetinya sering mendapat hal-hal yang diluar kewajaran sehingga ibu kepala sekolah mengawasinya.
Mala akhirnya menemukan tempat yang nyaman untuk bersembunyi. Dia sudah cukup puas dengan pencapaiannya jika saja Saka tidak meminta kepadanya tentu
Bersambung.....
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
