Mawar Hitam
Saka menikmati proses yang berlangsung di depan matanya, dia merasa nyaman dalam interaksinya sebagai mutan dan itu diketahui oleh semua orang. Saka mengawasi gerak gerik Mala secantik mungkin. Saka tidak ingin dicurigai dan menjauh dari objek sasarannya.
Saka tetap tenang dalam balutan ide dan kewarasannya. Sementara Mala berada dipuncak kepercayaan terhadap Saka sebagai sahabatnya dan tidak menyadari apa yang telah Saka lakukan kepadanya. Saka merasa bodoh dengan tetap mempertahankan hatinya untuk seorang pembelot.
Saka membereskan alat tulis yang masih berceceran akibat waktu istirahat mereka digunakan untul membentuk kelancaran aktivitas mereka dan menjaga kewarasannya. Saka berjalan memutar dan sengaja menghilang dari pengutitnya. Dalam diam gadis itu tersenyum dengan pesan.
Bersambung....
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
