Mawar Hitam
Saka terbangun saat kulit lembutnya menyentuh tebalnya semen. Rasa dingin langsung menyeruak masuk ke tulang sum sum. Tubuhnya mengejang menaham rasa dingin yang sangat luar biasa. Dirinya berharap ada penghangat yang mampu membiarkan dirinya tetap hadir.
Setelah satu minggu berjuang pada sakit, kehidupan lain terus berjalan akan tetapi upaya mereka menemui jalan buntu. Namun perlahan-lahan situasi tidak berpihak pada mereka. Angin kencang menerbangkan payung tersebut. Saka segera mengambil alih segala yang mampu dia ajarkan.
Bersambung....
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
