Naraya
Pagi keluar lebih lama dari biasanya, dirumah sangat sederhana yang berdindingkan bambu itu terdengar senandung merdu milik gadis cantik itu. Kulitnya yang putih mulus dengan mata yang besar dan buku mata lentih serta alis yang seperti semut beriring. Rambutnya hitam tergerai lebat hingga ke betis. Postur tubuhnya yang tinggi semampai serta ukuran yang serba pas menjadikan sosoknya luar biasa sempurna.
Sejenak senandung itu terhenti saat bibirnya yang penuh merekah diolesi lip glossy berwarna pink. Kembali alunan senandung itu terdengar membawa kesejukan pagi semakin indah dan bergelora. Setelah puas dengan tampilannya di cermin, gadis manis itu meraih tas hitam yang masih berada di atas tempat tidur dan memasukkan buku-buku dan peralatan sek oalah lainnya.
Seperti ada yang dia lupakan sehingga membawanya berjalan kearah lemari pakaiannya. Sentuhan wewangian itu membasahi tubuhnya sebelum akhirnya menuju ruang makan. Meja makan yang sederhana namun tertata apik dengan pernak pernik alam yang menyejukkan mata. Seikat bunga mawar terpajang didalam pot air menghiasi meja makan kayu jepara itu.
Bersambung. ...
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan