Oria Lasmana

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Naraya

Naraya

Mereka berdua menyadari adanya bahaya yang akan menyerang, hewan peliharaan telah memberi kode dari kegelisahan sejak mereka melintasi areal perkebunan. Naraya merapatkan dirinya ke arah pak Sarwo, kusirnya yang sekaligus bodyguard kepercayaan ayahnya. Dia tidak takut hanya merasakan aura negatif yang besar mendekati mereka mengincar sesuatu yang berada pada dirinya.

Pak Sarwo berhasil menenangkan kuda jantan dan membisikkan sesuatu ke telinganya. Kuda jantan tersebut meringkih panjang, sementara kaki depannya menghantam tanah dengan kuat dan bunyi siulan Pak Sarwo. Gemuruh terdengar dari kejauhan menelan apa saja yang dia lewati. Pak Sarwo menarik tangan Naraya, mengajak gadis itu menghindar dari lintasan yang dia rasakan berbahaya.

Gemuruh yang kuat dengan angin kencang luar biasa menghancurkan segalanya. Naraya dan Pak Sarwo berpegang sekuatnya pada pohon besar dengan memakai tali pengikat kuda. Pak Sarwo berharap kudanya berhasil mencari bantuan untuk mereka berdua. Dalam gulungan angin dan debu tersebut banyangan hitam meluncur maju ke arah mereka.

Bersambung. ...

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post