Naraya
Naraya terdiam lama dan berjalan menjauh dari guru dan paman kusirnya, ternyata penyebab semua bencana ini adalah dirinya. Secara tidak langsung kehadirannya telah merepotkan bukan saja kedua orang tuanya namun juga orang lain yang tak bersalah. Naraya sangat bangga dengan kelebihan dirinya yang menyababkan semua orang menyanyangi. Akan tetapi dibalik semua itu dia seharusnya berada di alam lain karena kehidupannya sedari awal telah menyebabkan kematian kepada anak lain. Naraya meneteskan air matanya, hatinya sungguh remuk redam semua hal yang dibanggakan hanyalah semu. Bahkan napasnya sekarang pun bukan miliknya. Naraya yang tenggelam dalam kesedikannya tak menyadari hal aneh yang terjadi kepada dirinya, butiran air mata yang jatuh dari matanya berubah menjadi berlian saat menyentuh lantai gua.
Pak Sarwo dan Guru Suci yang melihat kejadian langka tersebut langsung menjadi kaget dan spontan saja mereka berdua memunguti butiran-butiran bening tersebut. Keduanya saling bertatapan dan melihat keanehan yang langka terjadi semakin menyadari siapa sebenarnya gadis yang mereka selamatkan tersebut. Guru Suci mengumpulkan batu tersebut dalam sebuah kantung belundru hitam dalam jumlah yang banyak tentu dapat membantunya mewujudkan keinginannya untuk mendirikan sekolah khusus untuk anak-anak penduduk desa yang tidak mampu. Dan sebagian lagi akan dia sumbangkan dan selebihnya dipakai untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Naraya yang mendadak membalikan tubuhnya dan melihat pemandangan aneh itu turut kaget dan sekaligus bahagia karena semua yang ada pada dirinya bisa bermanfaat bagi orang lain. Gadis itu jongkok lalu menggenggam tangan guru suci seraya berpesan, jangan sekalipun membicarakan perihal air matanya yang berubah menjadi intan berlian kepada siapa pun selain dari mereka bertiga. Karena jika hal tersebut dia lakukan maka semuanya akan kembali ke wujud semula yaitu air mata.
bersambung....
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
