Naraya
Naraya mengisi hati semua orang yang mengenalnya sebagai seorang anak perempuan yang baik dan ceria. Kedua orang tuanya membesarkan Naraya layaknya putri raja yang sederhana. Kehidupan mereka dapat lebih baik tapi keduanya memilih hidup yang bersahaja di desa yang mendamaikan. Kehidupan mereka bertiga yang nyaman dan tenang berjalan bertahun-tahun. Beberapa usaha telah dibangun bekerja sama dengan warga desa dan sangat membantu kehidupan masyarakat.
Pada siangnya setelah pulang sekolah gadis cantik itu akan berjalan-jalan sepanjang perkebunan dan area persawahan milik ayahnya. Dengan riang menyenandungkan tembang desa yang menjernihkan hati. Bukan saja fisik yang cantik namun sikapnya juga luar biasa sopan menjadi nilai tambah bagi Naraya putri tuan tanah yang baik hati dan dermawan. Naraya memberi warna pada semua orang, dia pun cerdas di sekolahnya.
Aktifitas kesehariannya tentu mendapatkan pengawalan dari alam semesta termasuk ayah kandungnya. Pak Sondang dan istrinya selalu mengawasi Naraya melebihi batas kewajaran. Masyarakat sekitar melihatnya seperti itu, dan gadis cantik terlihat laksana burung dalam sangkar. Kebebasan terlihat dipermukaan namun mereka lebih menerimanya sebagai batas normal.
Bersambung...
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan