Oria Lasmana

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Naraya

Naraya

Malam terus melanjutkan perjalannanya dan mereka kini berada dalam pemantauan, Naraya tersentak saat tiba-tiba saja wajah ibunya muncul dihadapannya. Wanita paruh baya yang selalu berpenampilan rapi dan anggun kini terlihat lusuh dan tubuhnya penuh dengan luka. Entah apa yang menyerannya sehingga tubuh yang kini tampak semakin kurus penuh dengan luka sayat yang terus mengeluarkan darah. Naraya melihat tatapan sedih tak berdaya dari ibunya, tatapan yang seraya memohon pertolongan untuk diselamatkan dan ketidak berdayaan dari seorang yang sedang diambang maut. Mulut gadis itu spontan menerikan nama ibunya dan dia pun terbangun dari mimpi yang bermula dengan kebahagian.

Sontak teriakan gadis itu membangunkan Pak Sarwo juga, kepalanya masih terasa berat hanya satu jam lebih dirinya benar-benar tertidur. Hawa dingin yang tadi terasa menyentuh tulang, menjelang fajar terasa hangat kembali. Apa yang disarankan oleh penjaga hutan larangan itu kepada dirinya sebelum memutuskan memasukinya ternyata cukup berhasil membantu mereka melepaskan diri dari keganasan hutan tersebut. Segera dirinya mendekati Naraya takut jika gadis itu terganggu atau mendapatkan ganguan lain dari makhluk-makhluk penghuni hutan larangan tersebut. Namun setelah Naraya menyatakan jika dirinya hanya bermimpi hatinya sedikit lega.

Fajar mulai menghangat kan mereka dan api ungun yang dibuat semalam pun telah padam, mereka berbenah merapikan tempat mereka semalam beristirahat. Pak Sarwo telah mempersiapkan sarapan mereka pagi itu, laki-laki itu menemukan umbi-umbian yang bisa mengganjal perut mereka menjelang siang atau menjelang mereka menemukan makanan yang lebih berat. Setelah menghabiskan santapan pagi keduanya berjalan menuju sungai untuk membersihkan diri sekaligus menelusuri arah menuju tempat yang menjadi tujuan mereka.

Bersambung...

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post