Naraya
Akhir dari sebuah usaha adalah keikhlasan, dimana semuanya yakin bahwa hal itu sulit dilakukan. Pada kemampuan manusia yang berbatas terkadang hal tersulit selain menuntaskan ego adalah menempatkan diri pada tempat sesuai untuk kemudian meminta hak dengan lebih bijaksana. Naraya menimbang kebaikan yang akan dia dapatkan dengan bonus hasil yang lebih baik dan melayani egonya sebagai manusia sempurna yang langkahnya dipertimbangkan oleh manusia dan akal pikirannya.
Naraya tentu tak ingin mati konyol pada akhirnya tujuan dari perjalanannya yang dia pilih ini adalalah kembalinya kedua orang tuanya. Sekarang saat melihat kondisinya yang demikian hatinya menjadi patah bahkan jiwanya menjadi down. Harapan untuk menyelamatkan yang diawal begitu menggebu hingga akhirnya menjadi ragu. Naraya menjadi takut dan tertekan situasi yang tak sesuai dengan keinginan hatinya membuat semua asanya terbang.
Ketika makhluk itu kembali datang dan menyerang dirinya Naraya menjadi semakin yakin jika semuanya akan menjadi baik-baik saja bila mereka, dirinya dan Pak Sarwo memilih melanjutkan kehidupan tanpa berniat menjadi pemenang. Mereka dan kesederhanaan pemikiran membuat semuanya mudah diawal namun rintangan yang datang satu persatu membuat dirinya ingin berpaling. Sangat disayangkan keinginannya untuk berbuat demikain akhirnya harus dibayar mahal.
Bersambung...
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
