Oria Lasmana

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Naraya

Naraya

Naraya telah sampai pada batas pengharapannya, mencoba segala cara yang dia mampu untuk menghadapi makhluk mengerikan sekaligus kejam itu. Seluruh tubuhnya berkeringat dingin dan bergetar hebat akibat rasa sakit, sedih, bahagia dan takut yang menyatu kini di dalam raganya yang kurus. Wajahnya kuyu dan tirus, tulang pipinya jelas menonjol dan rambutnya acak-acakan karena harus menghadapi makhluk jahat yang memburu kedua orang tuanya dan memancing Naraya keluar ruangan tadi.

Naraya bingung dengan kecerdasan alami yang dimiliki makhluk seperti itu yang baginya tidak akan berarti menghadapi gadis tercerdas seperti dirinya. Kehidupan Naraya kembali pada kenyataan yang bila dia ceritakan maka semuanya akan berjalan lebih lama durasinya dari pada menghitung kisah manis yang kadang tak jelas tujuannya. Naraya memberanikan diri untuk membuka matanya, namun pemandangan yang dia lihat sungguh jauh dari kata menarik dan batinnya berontak lalu dengan gagah berani menyerupai laki-laki menghadang pembuat honor tersebut.

Bersambung...

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post