Naraya
Naraya dan Pak Sarwo melanjutkan perjalanan mereka kembali, menelusuri jalanan setapak yang mulai melebar dan dari kejauhan dua pohon jati tampak berdiri dengan kokoh menandakan pintu masuk hutan larangan semakin dekat. Naraya berpikir lebih ringan menjauhi pemikiran berat yang menghantuinya tentang masa depan atau masa lalu yang gelap. Naraya tersentak kaget saat kakinya meninggalkan kawasan hutan larangan tersebut, suara ibunya yang melafazkan namanya terdengar lagi.
Pak Sarwo memegang tangan Naraya dan memintanya kembali fokus kejalan utama menuju desa. Saat ini bukanlah waktu yang tepat bagi mereka untuk terus bertahan di sana. Naraya melangkah gontai dengan beberapa pertanyaan hampa yang memenuhi pikirannya, tentang harapan yang terkubur dan rasa yang membeku karena rasa yang perlahan menghilang. Mereka tiba lebih cepat dari kisaran waktu yang mereka perkirakan di desa dan kedatangan mereka dengan selamat membuat warga kaget karena sebelumnya belum ada manusia yang dapat keluar dari hutan itu dengan selamat.
Mereka berdua dijamu di rumah bapak kepala desa, dengan kebaikan hatinya bapak kepala desa mengundang penjaga hutan larangan. Setelah mendengar cerita dari mereka berdua sepertinya kepala desa menangkap keinginan mereka yang masih ingin kembali ke hutan larangan dan menyelamatkan seorang ibu. Mereka menunggu sambil disajikan makanan setempat yang sederhana namun cukup mengenyangkan dan memuaskan hasrat mereka untuk menikmati makanan yang sehat dan bergizi.
Bersambung....
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
