Naraya
Naraya kaget saat dirinya melihat seseorang yang berwajah sangat mirip dengan dirinya, bagaikan melihat cermin dirinya. Naraya juga melihat foto dirinya di sisi lain, ada dua foto dari orang yang sama namun perbedaanya adalah pada senyuman lebar dari anak yang mirip dengan dirinya. Senyuman yang sepintas pun terlihat mengerikan dan tak bersahabat. Naraya memperhatikannya dengan cermat, senyuman yang panjang nyaris mencapai lubang telinga dan gigi bergerigi seperti mata gergaji.
Naraya mengidik ngeri dan merasakan ada aura jahat dari seringainya, bagi Naraya gadis itu sama sekali tidak tersenyum. Naraya menyimpan pertanyaan tersebut selama hidupnya sampai hari ini dirinya melihat kembali kalung dengan liontin yang sama yang dimiliki oleh ibunya. Naraya juga mengingat bagaimana kedua orang tuanya berselisih saat dirinya bertanya tentang foto yang dia lihat, jelas ibunya menolak menjelaskan hal berbeda dengan ayahnya.
Naraya menyesal kenapa waktu kejadian tersebut dirinya tidak lebih keras menekan orang tuanya. Setelah situasi tidak baik-baik saja dan orang tuanya malah bertengkar semua keinginannya menjadi lenyap. Semenjak orang tuanya ribut, Naraya berdiam diri namun pada hari setelahnya Naraya mencuri dengar jika keduanya mempersiapkan keberangkatan rahasia mereka ke kampung. Naraya yang menyukai desa berencana mengikuti tanpa diketahui keduanya.
Bersambung...
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
