Oria Lasmana

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Naraya

Naraya

Naraya merasakan aura negatif yang cukup besar menunggu mereka diujung lorong, dan jelas dirinya merasa sangat khawatir. Mereka berdua hanya mampu melindungi diri sendiri jelas sangat sulit menghadapi monster ganas tersebut. Mereka berdua kewalahan dan sekarang harus bertiga dengan posisi perempuan tersebut tidak memiliki keahlian bela diri atau kekuatan fisik agar dapat melindungi diri saja bukan membunuh. Pak Sarwo mendadak berhenti dan ekspresi wajah yang tegang dan juga ketakutan jelas membayanginya. Naraya yang penasaran segera maju ke depan untuk mengetahui apa yang membuat Pak Sarwo menghentikan langkahnya.

Naraya hampir saja jatuh namun dengan sigap Pak Sarwo menarik tangannya, sebelum kesadarannya dipertanyakan Naraya melihat sesuatu yang berwarna putih menumpuk atau bertebaran menutupi lantai gua. Berbagai bentuk dan ukuran benda berwarna putih tersebut, Naraya menajamkan matanya agar lebih fokus pada objek yang menghiasi lantai gua. Saat melihat yang kedua kalinya Naraya baru menyadari bahwa bagian yang berwarna putih dengan berbagai bentuk ukuran yang terserak di lantai adalah sekelompok tulang belulang manusia. Ada yang terlihat masih komplit menandakan benda tersebut belum beberapa lama disana, namun ada juga yang sudah tak lengkap lagi.

Bersambung...

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post