Naraya
Mereka juga terlihat kaget dengan kehadiran Naraya dan teman-teman, namun hal yang paling menakutkan kedua perempuan itu masih berpenampilan yang sama dengan saat bertemu pertama kali. Pakaian dan riasan yang mereka gunakan tak berganti sama sekali. Naraya maju beberapa langkah untuk memancing salah seorang dari mereka merespon sebab keduanya hanya diam ditempat meskipun mengetahui kedatangan Naraya dan teman-teman.
Perempuan yang berwujud seperti ibunya tampak mulai termakan pancingan Naraya, dengan sudut matanya terus mengawasi langkah demi langkah yang diambil Naraya. Seringai keduanya dan guman dalam selayaknya suara binatang buas yang siap menyerang mangsanya terdengar dari mulut keduanya. Mereka marah saat daerah teritorialnya dimasuki oleh makhluk lain, Naraya jelas tidak peduli. Gadis itu berfokus pada perempuan yang menyerupai ibunya tersebut.
Mereka meninggikan volume suara mereka yang kadang seperti serigala, kemudian berubah menjadi ular dan harimau. Penjaga hutan larangan secara tiba-tiba melemparkan sebongkah tanah yang sudah dia materai ke arah kedua perempuan itu. Mereka sontak ketakutan dan mencoba melarikan diri dari jangkauan tanah yang melebur saat menyentuh kulit salah satu dari mereka. Perempuan yang menyerupai ibunya tersebut berteriak kencang, matanya melotot menahan kesakitan karena tanah itu tepat mengenai tubuhnya.
Bersambung...
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
