Oria Lasmana

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Naraya

Naraya

Naraya diam-diam menyamar di rumahnya sendiri, mengurangi aktivitasnya sebagai seorang majikan dan memberikan banyak waktu untuk mencari tahu. Kadang-kadang gadis itu berbaur bersama para pekerja kebun pada saat panen tiba. Mereka tidak menyadari keberadaan Naraya sebab pekerja luar yang didatangkan saat panen memang cukup banyak. Jumlah pekerja tetap yang dibayar bulanan tidak mencukupi tenaga saat panen yang berlimpah.

Pekerja-pekerja tetap juga tidak sedikit dan dalam waktu singkat banyak dari mereka yang juga mengundurkan diri. Beberapa waktu yang lalu banyak dari mereka meninggalkan rumah itu sebab kabar dari majikan yang tidak jelas sehingga gaji mereka juga belum dibayarkan selama hampir satu tahun. Namun semenjak nyonya besar kembali beberapa waktu yang lalu pembayaran lancar dilakukan dengan syarat mereka harus tutup mulut.

Nyonya besar kembali dalam fisik yang sama akan tetapi tabiat yang sungguh berbeda, para pekerja telah menjadikannya sebagai gosip yang terus merambat kecuali kepada Naraya. Naraya yang juga kembali dari pengobatannya terlihat tidak membaca kondisi tersebut. Meskipun mereka dibayar banyak dari pekerja lama yang merasa bersalah dan menunjukkan tanda-tanda penghianatan. Namun malang bagi mereka, menghilang begitu saja tanpa diketahui rimbanya.

Bersambung...

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post