Naraya
Naraya terlalu lelah untuk menilai situasi sehingga gadis itu memilih beristirahat dan melanjutkan pertemuan dengan pimpinan pekerja setelah tubuhnya cukup segar. Naraya sebagai majikan muda masih di dengarkan oleh banyak pekerja dan mereka terlihat senang dan menaruh harapan baru kepadanya. Masa depan keluarga itu berada sepenuhnya di pundak gadis tersebut. Keputusan dan lisannya menjadi penentu bagi hidup mereka yang bergantung selama ini pada keluarga tuan tanah tersebut.
Semalaman gadis itu beristirahat di kamarnya dengan tenang dan hanya keluar untuk makan dan membersihkan diri. Setidaknya aktivitas tersebut yang terpantau oleh pekerja rumah, namun tanpa sepengetahuan pekerja-pekerja itu Naraya melakukan aktivitas tersembunyi. Gadis yang diam-diam menyelinap ke dapur untuk melihat pekerjaan juru masak, apa yang mereka lakukan dan kerjakan tak luput satu pun dari pantauannya.
Naraya juga mengamati dan mengikuti seluruh pekerjanya tanpa mereka sadari, dan gadis itu menyukainya. Hatinya merasa waspada pada saat melihat ada yang aneh dari sikap, tingkah laku mereka yang menjauh dan terasa asing. Beberapa hari setelah kembalinya Naraya ke kediamannya, gadis itu menyadari jika ada beberapa orang pekerja lama yang menghilang dan itu adalah pekerja setia dan sangat dirinya percayai. Sikap waspada yang sudah tertanam padanya membuat insting menyelidik Naraya bangkit.
Bersambung...
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan