Naraya
Naraya tentu tak ingin di bakar seperti penjaga hutan larangan, tanpa mengetahui apa sebenarnya yang terjadi sehingga mereka melakukan hal kejam. Naraya terus melawan agar tangannya dapat lepas dari gengaman orang-orang aneh yang dahulunya bekerja untuk dirinya, namun sekarang mendadak melawan dan bahkan ingin membunuhnya. Naraya belum mau mati sebelum bertemu dengan ibunya guna meminta penjelasan untuk semua yang terjadi. Mengapa seolah-olah dirinya telah terbawa kedalam permasalahan yang pelik dan membingungkan.
Perlawan gadis itu tak tanggung-tanggung dengan gerakan silat yang dikuasainya membuat para pemburunya tidak dapat dengan leluasa menaklukannya. Pak Sarwo yang melihat hal tersbut menjadi geram sebab orang-orang yang dipilihnya tidak mampu atau masih setengah hati memberikan pelajaran atau hukuman kepada siluman. Pak Sarwo memang sudah tak mau mengurus perdebatan lebih lanjut maka dengan sigap lelaki tua itu membujuk Naraya agar menyerah atau menurut saja jika tak ingin kendapatkan kesusahan yang juga berdampak kepada semuanya.
Perjuangan Naraya tidak sia-sia sebab akhirnya gadis itu berhasil melarikan diri ke hutan sesuai petunjuk penjaga hutan larangan sebelum meninggal. Jika ada hal-hal yang mendesak dirinya harus melarikan diri ke hutan larangan guna mencari pertolongan dari kerumunan makhluk halus yang dijaga oleh ibunya.
Bersambung...
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
