Naraya
Pak Sarwo memberikan kode kepada pengikut yang mulai kehilangan kepercayaan diri, mereka mulai memencar mencari pepohonan yang dapat digunakan untuk menyelamatkan diri dari serangan harimau yang kelaparan. Kepanikan terasa menguasai situasi saat sang raja hutan masih kelaparan, gerak geriknya yang terus mencari sosok yang lemah akan dijadikan sebagai santapan selanjutnya. Indera penciuman dan menglihatannya yang cukup tajam membantu sang raja hutan mendeteksi mangsa selanjutnya.
Beberapa orang terkuat telah berhasil menyelamatkan diri dengan menaiki pohon-pohon besar dengan dahan yang lumayan besar untuk terus bisa naik dan mendukung berat tubuh mereka. Namun diantara mereka terdapat beberapa orang yang juga terlihat sangat lamban sehingga mengalami kendala untuk naik ke pepohonan. Pak Sarwo mencoba memberikan bantuan kepada sebagian dari mereka.
Kekuatan Pak Sarwo ternyata terbatas, ada yang sudah naik namun karena tidak mampu beranjak ke dahan yang lebih tinggi akhirnya pada satu lompatan besar berhasil dijatuhkan oleh sang raa hutan. Tak berapa lama menghabisinya dengan menyisakan satu teriakan yang menandakan betapa korban sangat ketakutan dan kesakitan dalam menghadapi ajalnya. Pak Sarwo meminta bantuan kepada beberapa orang yang dirasa memiliki kemampuan dan kecepatan untuk memberikan bantuan kepada mereka yang sudah terlihat panik melihat kejadian tragis di depan matanya.
Bersambung...
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
