Naraya
Bayangan yang berkelebat ,emberikan kesan angker dan suara memekakan telinga, mengganggu pendengaran. Naraya hanya terfokus pada keinginan mengetahui banyangan jahat yang telah membahayakan mereka. Pak Sarwo mengeluarkan senjata pamungkasnya dan memberi tanda kepada Naraya untuk menyiapkan senjata tombaknya. Naraya mengejar banyangan misterius tersebut, dalam siluet mereka akhirnya menemukan kenyataan yang diluar prediksi. Penjaga hutan larangan yang sebelumnya dibakar di ladang jagung itu telah bangkit dari kuburnya.
Penjaga hutan larangan berdiri tepat di hadapan mereka dengan wajah dinginnya yang pucat dan seringaiannya yang terlihat mengerikan. Senyuman yang sampai ke telinganya menambah aneh tampilannya. Naraya sampai menganga keheranan antara tak percaya dan tidak dengan tampialn tersebut, dan ketika serangan berikutnya datang mereka telah siap. Semakin kuat perjuangan mereka untuk menjatuhkan lawan semakin kuat lawan membentengi dirinya dengan segumpalan energi negatif berbaur panas yang sanggup membakar semua makhluk hidup yang ada disekitarnya.
Bersambung....
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
