Oria Lasmana

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Naraya

Naraya

Hujan deras disertai petir membelah malam menimbulkan rasa takut dan dingin yang menembus hingga ke tulang. Malam seperti ingin menelan semua makhluk hidup yang ada sehingga tak ada yang berani menampilkan dirinya untuk menerima tantangan. Hujan yang turun malam ini adalah peringatan kepada orang-orang yang bersembunyi di dalam gua yang jumlahnya semakin banyak. Mereka yang menghianati kenyakinan nenek moyang, membuat tabir pembatas antara pendapat para ulama yang tidak mereka bukukan dan kepercayaan alam yang menyesatkan.

Siluet kedua orang yang berbeda usia dari dekade yang berbeda, tampak tertatih menuruni jurang menuju desa mereka. Naraya mengikuti perjalanan kali ini dengan rasa sedih dan kecewa yang mendera. Sehingga bunyi petir yang bersahut-sahutan di angkasa tak akan menggoyahkan niatnya agara menjadi orang baik. Naraya tersenyum, mendadak jiwanya merasa tenang dan tentram berada dekat dengan tantangan.

Bersambung...

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post