Oria Lasmana

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Naraya

Naraya

Naraya dan Pak Sarwo kaget saat seseorang yang tidak mereka harapkan saat ini berada dihadapan mereka. Perempuan yang diduga telah lenyap bersama masa lalu sekarang tepat dihadapan mereka. Sang nyonya rumah berdiri menghadap kearah mereka berdua dengan anggun, seuntai senyum hangat menghiasi bibirnya yang ranum. Naraya hanya mampu menutup mulutnya. Tanpa menunggu lama Naraya bangkit dan berlari kearah perempuan tersebut. Namun kali ini upayanya digagalkan oleh Pak Sarwo sebab dirinya menemukan sesuatu yang sangat berbahaya.

Perempuan itu tidak memiliki banyangan, hal yang sangat penting sebagai seorang manusia. Naraya awalnya merasa sangat marah namun akhirnya rasa marahnya meredup dan hatinya tergerak untuk membenarkan dugaan Pak Sarwo setelah melihat fakta yang harus diakui. Naraya merapatkan tubuhnya kearah Pak Sarwo, siap untuk mendapatkan sambutan dari sang nyonya rumah yang terlihat mencurigakan. Sebelum mereka sempat memikirkan hal lain sang nyonya sudah melayang kearah Naraya sambil mengarahkan kedua tangannya ke leher gadis itu.

Bersambung...

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post