Surat Untuk Ayah
Setelah puas melepas rindu Lembayung menatap ke arah barat, dan mata indah yang bulat dengan alis mata yang tebal dan bulu mata yang lentik. Hidung mancung, tulang dagu yang tinggi menunjukkan bahwa pemiliknya memiliki watak yang tegas dan keras. Bibir berwarna merah muda dengan lelukan yang indah menambah indahnya suasana. Dan Lembayung mengingat kejadian semula saat dirinya harus menerima dan melaksanakan tugas dan tanggung jawab.
Foto copy dirinya semasa muda berdiri menatapnya dengan sangat kaku, tatapan tajam seakan-akan hendak menerkam dan melumatkan tubuhnya. Asih adalah putri sulungnya yang terlahir sempurna dengan kecantikan yang tiada tara. Seperti ibunya, gadis itu juga keras kepala namun bedanya Asih masih bisa dikendalikan karena masih kecil sementara Lembayung seorang manusia dewasa yang dapat melakukan apa saja yang dia ingin lakukan tanpa halangan.
Lembayung sangat inign menaklukan tatapan sinis dan penuh kepercayaan diri tersebut, namun gadis cilik itu memberontak. Asih berbeda dari saudara-saudaranya, dia sangat kuat dan berkomitmen terhadap semua tugas dan kesepatan yang diberikan. Keputusan Lembayung lah yang menyebabkan putri sulungnya dewasa sebelum waktunya.
Bersambung...
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
