Surat Untuk Ayah
Asih kaget melihat makanan manis yang berserakan di tanah, gadis cilik itu tampak kesal dengan tingkah ibunya. Jelas kedua adiknya bermasalah dengan makanan manis, dan hal itu sudah diketahui sejak lama. Namun entah setan apa yang membuat perempuan itu memberikan makanan manis tersebut kepada adik-adiknya.
Gadis cilik itu dengan sigap mengambil dan memasukkan kembali ke dalam kantung. Amarahnya menandakan rasa sayang dan tanggung jawab terhadap adik-adiknya. Asih pun mengajak keduanya berlalu meninggalkan makanan sampah tersebut. Namun hati kanak-kanak itu terlanjur menyukainya sehingga tidak mengindahkan ajakan sang kakak
Kondisi yang tidak bersahabat menjadikan ketiganya berselisih dan ribut. Asih sadar keributan akan mendatangkan masalah bagi mereka. Maka dengan cepat membujuk kedua adiknya dengan lembaran uang lima ribuan ditanggannnya. Mata kedua bocah itu langsung berbinar saat melihat uang tersebut.
Bersambung.....
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
