Surat Untuk Ayah
Mereka bekerja dengan penuh tanda tanya, merasa heran dengan kebaikan hatinya terhadap anak-anak dari istrinya. Namun disatu sisi perempuan tersebut malah dia usir dari rumah mewah berikut kehidupan mewahnya. Tanah tempat gubuk reot itu berada merupakan sumber emas, setidaknya sudah beberapa kali ilmuannya dengan menggunakan detektor logam berhasil mengumpulkan bukti-bukti jika semua yang berada di bawah bangunan tersebut mengandung logam mulia.
Apabila semua itu diketahui pihak luar bisa saja mereka akan kehilangan sebagiannya. Tanah sengketa akibat sejumlah uang yang telah dihabiskan oleh istri tuan tanah yang kemaruk akhirnya jatuh ke tangan suaminya sendiri. Perempuan itu merasa paling pintar dan dapat mengatur suaminya. Kebohongan yang dia sampaikan semuanya telah terbongkar sehingga dirinya muak terhadap perempuan itu. Orang-orang desa merasa heran namun mereka juga lega akhirnya anak-anak tersebut selamat.
Perkembangan kesehatan Asih berjalan baik, dari hari ke hari gadis cilik tersebut semakin kuat. Beberapa kali dirinya diajak berjalan-jalan sepanjang balkon agar dapat merasa segar dan terhidar dari kebosanan melihat kamarnya terus. Sementara adik-adiknya sudah betah tinggal di rumah mewah tersebut, meskipun mereka tidak akan makan di meja makan bersama tuan tanah, namun mereka mendapatkan cukup makanan yang disediakan langsung di dapur.
Bersambung...
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
