Surat Untuk ayah
Laki-laki itu memanggil istrinya, setidaknya dia merasa menyesal menikahi perempuan yang tega membuang anaknya yang masih kecil-kecil demi kehidupan mewah yang ditawarkan oleh laki-laki lain. Semburat kekecewaan jelas membayangi wajahnya yang keras, wataknya memang keras namun hatinya sangat lembut. Kepedulian kepada orang yang tak punya mewakili hatinya namun tidak pada wajahnya. Perempuan itu berdiri gemetar hanya mampu bersandar pada pintu kamar tanpa menengadahkan kepala. Dia sangat ketakutan sebab setelah dua tahun bersama dirinya paham betul tabiat suaminya tersebut.
Sementara di kamar tamu anak-anak tampak menikmati suasana tanpa canggung lagi, terdapat mini poll di halaman samping yang memang terhubung langsung dengan kamar tamu. Beberapa permainan anak juga tersusun di sana, Asih sangat senang melihat ketiga adiknya seperti kembali kemasa lampau menjelajahi masa kanal-kanak mereka yang jauh dari kenyataan cukup. Asih merasa seperti dirumah sendiri sebab mereka dilayani oleh banyak pelayang. Namun gadis cilik itu masih menunggu ibunya atau nyonya rumah agar dapat menemukan solusi dari permasalahan mereka.
Asih keluar kamar meninggalkan ketiganya dalam canda tawa sebab mereka bertiga berenang dengan air panas. Hal yang belum pernah mereka lakukan dan rasakan menjadi pengalaman seru yang akan tetap dikenang sepanjang hayat. Asih menjelajahi istana, banguanan yang megah dan mewah namun sepi tanpa suara bahkan dirinya bisa mendengar helaan nafasnya sendiri. Asih sangat menikmati kesunyian sebab dirinya yakin semua akan baik-baik saja jika dirinya bertemu kembali dengan laki-laki bertampang sangar yang tadi mereka temui di ruang makan.
Bersambung...
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
