Jalan Untuk Pulang
Mereka berjumlah lebih banyak dari yang diprediksikan oleh Bagas dan teman-temannya. Bagas menekan perutnya dan mencoba mendorong makanan yang masih ada dalam mulutnya dengan air sebanyak mungkin. Perasaan yang tak karuan membayangkan bagaimana anak-anak dengan usia sangat kecil itu harus berjuang demi kehidupannya. Bukan saja tentang makanan namun tentang siksaan dan pelecehan yang akan mereka terima.
Mereka rata-rata berusia 5-10 tahun akan tetapi pada kondisi yang berbeda terdapat sebagian besarnya adalah perempuan. Wajah mereka didandani melebihi sewajarnya pada usia tersebut, namun bagi Bagas dan kawan-kawannya gambaran tersebut sangat tidak masuk akal. Big G tampak bangga dengan koleksinya. Dia tak menganggap kanak-kanak tersebut manusia, mereka diperlakukan layaknya hewan. Tangan dan kaki yang diikat rantai.
Rantai panjang terhubung dengan kalun pada leher mereka, satu anak akan ditemani dan didampingi oleh seorang penjaga yang berpenampilan lengkap. Kanak-kanak yang perempuan berada pada satu kelompok dengan mentor perempuan. Keberadaan mereka sejanak memutuskan pemikiran yang bersifat negatif terhadap Big G karena terlihat memenuhi kebutuhan gizi mereka dengan baik. Namun disisi lain kekhawatiran akan masa depan mereka lebih penting.
Bersambung...
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
