Surat Untuk Ayah
Perjalanan panjang dan kurang menyenangkan menjadi santapan dirinya sewaktu kecil dan semuanya menjadi memori yang sulit dia lupakan. Hal termanis sekaligus terburuk yang pernah dialami tak akan terulang kembali, tidak untuk anak-anak manis yang belum memahami pertalian darah yang telah ada antara ayah mereka dengan laki-laki yang saat ini membantu mereka. Keberadaan masa lalu yang akhirnya mempertemukan kembali pertalian darah.
Kisah yang tak akan terurai begitu saja, namun anak-anak yang manis itu belum diketahui keberadaannya. Hati sang ayah semakin ragu dan khawatir meskipun dirinya percaya saudaranya tidak akan menyakiti anak-anak manis tersebut. Keduanya akhirnya meninggalkan rumah tersebut dan beranjak mencari kemungkinan lain kemana anak-anak tersebut dibawa pergi oleh paman mereka sendiri. Setelah berupaya menanyakan pada para pelayan mereka masih belum menemukan jawabannya.
Sementara ditempat lain anak-anak kini telah bersama laki-laki yang kini mereka panggil paman baik hati, diluar perkiraan ayah dan ibu mereka ternyata laki-laki itu telah menceritakan semua ikatan dirinya dengan kedua orang tua anak-anak tersebut. Sebuah ikatan yang tak sengaja mempertemukan mereka, namun kenyataan itu dapat membuat anak-anak sangat senang. Kini mereka tidak sendirian lagi, ada secercah harapan untuk kebahagian dan kehidupan mereka kedepannya.
Bersambung...
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
