Oria Lasmana

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Jalan Untuk Pulang

Jalan Untuk Pulang

Nenek baik hati mengajukkan permohonan agar semuanya menikmati suasana rumah yang sangat sederhana. Bagas beserta teman-temannya merasa nyaman dan aman, ada aroba hidup yang dia rasakan dalam rumah yang sangat sederhana itu. Bagas juga terkenang pesan ibu yang disampaikan kepada saudarinya yang telah berhasil ditemukan kembali, bahwa mereka tak akan pernah terpisah Darna menggengam tangan adiknya dan meletakkan pada dadanya menyatakan jika dirinya siap mengabdi kepada anak yang akan terlahir segera.

Mereka akhirnya sampai pada kesedihan dan ketidak mampuan, hanya berkomentar dan menghujat jika mendengar atau membahas persoalan ekonomi dan kelangsungan kehidupan mereka kedepannya seperti apa. Setelah pekerjaan selesai maka nenek itu berjanji membawa mereka pada jamuannya menyaksikan kekuatan dan emosi yang secara terus menerus akan menyengirimkan energi negarif jika berasa dakam kondisi parah.

Setelah membersihkan tubuh mengisi sarung dengan segala kebutuhannya maka dirinya harus dikorbankan agar memperkecil batas lingkup gerakannya tersebut, hal tersebut maknanya bahwa mereka dapat berkumpul menandai adanya hajatan dan sarkasme namun gadis itu hanya tersemum dan akhirnya segala yang dirasakan berat menghilang bahkan semakin bertamba usia akan sebaiknya memancing dengan malama bahan peledak.

Bersambung...

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post