Oria Lasmana

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Jalan Untuk Pulang

Jalan Untuk Pulang

Nenek tabib mengarahkan mereka ke bangunan semi permanen yang paling luas dari semua bangunan yang ada di dalam ruangan tersebut. Kelihatan sederhana, bersih dan tenang semuanya membentuk sinergi dari kekuatan energi positif yang membangun kebersamaan dan kekeluargaan diantara orang-orang yang berada di tempat tertutup tersebut yang kelihatan bersahabat. Darna mengeluhkan rasa sakit pada bagian bawah perutnya.

Mereka sejenak melupakan hal lain dan fokus kepada kondisi Darna, lalu memberikan beberapa masukkan sehingga perempuan muda itu dapat penanganan lebih baik. Sebuah tempat tidur kayu dengan kasur yang dialas kain seprai warna putih. Bantal yang tersusun rapi dan meja kecil di samping tempat tidur yang berisi deretan handuk dan kain panjang serta baskom berisi air hangat. Ada peralatan medis yang sudah tertata di meja dorong kecil di sampingnya.

Nenek tabib mempersilahkan Darna yang didampingi Bagas adiknya untuk berbaring di tempat tidur lalu meminta Bagas meninggalkan mereka. Nenek tabib menutup pintu kamar dan bersama bu bidan terlihat mengurus persalinan Darna yang ternyata memakan waktu yang cukup lama. Darna memang masih terlalu muda untuk menjalani persalinan namun takdir berkata lain. Semua orang tampak cemas dan ragu akan keselamatan bayi dan ibunya.

Bersambung...

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post