Oria Lasmana

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Jalan Untuk Pulang

Jalan Untuk Pulang

Darna memperlambat langkahnya dan mencoba memasang telinganya dengan benar, ada rasa takut jika yang dia hadapi bukan manusia. Namun jika manusia dirinya telah siap tempur, lebih menguatkan pegangannya pada tongkat tersebut. Dalam kewaspadaanya yang tinggi Darna melihat ada bayangan yang bersembunyi dibalik lemari buku di lantai atas. Ruangan tersebut memang terbuka hanya kain til putih yang menghubungkan tiang dan tiang.

Darna mensyukuri keberanian yang telah berakar di dadanya sebab semua penderitaan dan keluhnya telah berakhir secepatnya. Darna memegang perutnya memastikan malaikat kecilnya aman dan juga berani seperti ibunya yang selalu optimis dalam menghadapi kehidupan yang tak adil untuknya. Sambil terus berpikir Darna melangkah pasti memberi pelajaran kepada penyusup yang tak menyangka mendapatkan serangan mendadak dari perempuan muda itu.

Laki-laki itu memakai jaket hitam panjang, lehernya tidak terlihat lagi karena kerah yang tinggi dan jelas menutupi wajahnya dengan masker. Namun aroma tubuhnya semakin jelas di penciuman Darna bahkan tangannya yang sudah mulai berkeriput sangat dikenalnya. Darna mengayunkan tongkatnya berulang kali untuk menjatuhkan lawan yang cukup berat. Akan tetapi mendapat serangan bertubi-tubi menyebabkan penyusup kelelahan dan pinsan.

Bersambung...

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post