Jalan Untuk Pulang
Setelah beberapa waktu yang lama, usia yang tak terhitung dalam durasi nyanyian kehidupan. Darna menyiapkan segala yang dibutuhkan, lima hari setelah kepergian Bagas dihari yang dingin yang menusuk itu. Darna dibantu oleh nenek tabib dan bu bidan berkemas menyiapkan segalanya untuk keberangkatan mereka kembali ke kota baru yang menurut informasi nenek tabib cukup representatif untuk kenyamanan Darna dan bayinya.
Keamanan kota akibat perselisihan penguasa membuat suasana menjadi tidak nyaman lagi, bu bidan dengan sangat menyesal tidak dapat mengikuti mereka lagi. Para lansia dan anak-anak di basecamp ini lebih membutuhkan kehadirannya. Kemungkinan hanya dirinya yang mereka miliki untuk bertahan dalam kondisi yang tak mnentu ini sangat menyakinkan. Semua merasa berat hati untuk berpisah dari kebersamaan yang panjang.
Lewat tengah hari akhirnya menjadi waktu yang mereka pilih untuk pergi meninggalkan basecamp lebih aman. Pak penjaga mengantarkan mereka menemukan jalan yang aman dan nyaman, cukup aman perjalanan mereka yang diperkirakan harus mencapai matahari terbenam. Mereka bertiga terus berjalan menelusuri panjangnya jalan dengan langkah cepat dan hati-hati. Bayi yang baik hati dengan nyaman memberikan mereka kesempatan untuk melewati perjalanan dengan nyaman.
Bersambung...
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan