Oria Lasmana

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Jalan Untuk Pulang

Jalan Untuk Pulang

Darna memandang mata gelap yang penuh harapan, membawa sejuta kehangatan bagi semuanya. Jari-jari tangannya yang kecil dan lentik bergantung pada telunjuk yang mulai dingin. Pandangan mata yang terus menusuk memberikan sejuta pengharapan dan dorongan. Motivasi instrinsik yang terus bertumbuh agar terus sehat dan menghangatkan. Bibir mungil yang merah jambu mengkilat diterpa sejuknya air susu yang masih hangat.

Tangan Darna mengusap lembut kepala sang bayi, meniupkan doa yang tulus akan keinginan yang dibalut duka sebab dirinya semakin lemah. Darna tak kuasa membendung air mata yang perlahan mengalir tanpa malu-malu. Air mata kekecewaan yang dirinya telan bahwa kondisinya tidakĀ  baik-baik saja. Rambut yang semakin banyak gugur, tubuhnya semakin kurus. Meskipun dirinya mencoba menguatkan hati, jika ajal manusia tak dapat dihapuskan.

Darna menggendongnya, mendekap tubuh mungil yang hangat ddan wangi. Nyanyian hati yang disetel doa-doa. Darna melafazkan ayat-ayat suci yang menggetarkan hati, membuat semuanya menjadi menggairahkan dan lepas. Darna menyamai nyanyiannya dengan harapan-harapan dan menuliskan semua tahapan tersebut pada selembar kertas dan dimasukkan ke dalam amplop yang semuanya di beri nama dan waktu kapan harus dibaca.

Bersambung...

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post