Pemukiman Rahasia
John memperkenalkan dirinya dan situasi daerah yang akan mereka benahi secara bersama, dia juga mengatakan jika rumah besar ini akan menjadi milik Marry. Marry tak menjawab dirinya belum memutuskan sikap apa yang akan diambil terhadap kebaikan John yang menurutnya sedikit mencurigakan. Setelah John memperkenalkan dirinya secara singkat, laki-laki itu berlalu meninggalkan keheningan dan Marry yang masih enggan bangkit dari ranjangnya.
Makan malam yang digelar warga di perkampungan itu terlihat digelar secara terbuka, semua warga yang menghuni daerah tersebut berkumpul di lagit malam yang terang. Beberapa pemuda dengan tubuh yang tegap sibuk memindahkan meja dan kursi-kursi. Semua orang sibuk dengan aktivitas mereka dan Marry hanya mengamati dari balik jendela kamarnya. Marry telah memikirkan semuanya dengan lebih hati-hati dan dia masih ingin mengumpulkan sejumlah informasi.
Malamnya halaman rumah besar diterangi oleh cahaya lampu yang gemerlap dan suara riuh tawa dan obrolan yang datang dari warga perkampungan memenuhi halaman. John tampak gagah dengan setelan jas hitam dan dasi kupu-kupu. Cerutu mahal ikut menghiasi penampilannya, dan laki-laki itu tidak sendirian. Beberapa anak buah atau pengawalnya menintari lokasi dan terlihat waspada. Sementara Marry hanya mengawasi dan menilai gerak-gerik mereka dari kamarnya.
Bersambung...
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
