Pemukiman Rahasia
Marry memasukkan koin-koin emas tersebut ke dalam peti besi kecil seukuran laci meja hias, mengambil koin yang ukurannya berbeda dan juga lebih berat dari yang lainya. Dia tak ingin gegabah dengan membawa koin emas dengan ukuran kecil sementara membawa seluruhnya jelas tak mungkin dilakukan. Koin-koin tersebut sangat berat. Semuanya akan menjadi sia-sia jika dirinya juga bersikap kemaruk, solusi cerdas terpikirkan.
Marry memasukkan tangannya mencoba mengawasi setiap jengkal koin yang harus dengan segera dia pilih dan beranjak pergi dari kamar tersebut. Tak ada yang benar semua tertutupi oleh nafsu dunia, saat pintu lemari terlihat matanya terbelalak. Logam mulia dalam bentuk batangan menghiasi lemari, mereka tertumpuk dan semua bagian lemari dipenuhi batangan berkilau yang sangat memukau. Marry mengambil alat pendeteksinya.
Seketika matanya berbinar bahagia, sebab batangan logam mulia itu sebentar lagi akan berpindah ke tangannya. Dugaan dan perhitungan yang cerdas menyebabkan Marry merasa puas dengan analisa dan tindakan yang diambilnya. Setelah selesai memilih logam batangan tersebut, dan Marry hanya membawa secukupnya saja, hanya lima batangan, namun ukurannya yang mencolok memberikan senyuman hangat di bibir. Marry segera keluar kamar John terpaksa melepaskan sepatunya.
Bersambung...
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
