Pemukiman Rahasia
Marry membenahi barang bawaannya lalu sedikit memeriksa kondisi cuaca dengan melihat arah angin dan kelembaban. Marry juga memperhatikan posisi tumbuhan yang berada di sepanjang dermaga, memperhatikan segala gerak yang menurutnya sungguh mencurikan baik alam, benda maupun orang. Marry tidak ingin menyerah dengan keadaan apa lagi situasi yang lebih buruk, dia merasa terlalu naif kalau hanya bergantung pada kondisi tersebut.
Perjalan kali ini akan lebih cepat dan harus disegerakan setidaknya demikian rasa dan asa yang diingat oleh Marry selama pelayarannya. Ada rasa lega karena dirinya sebentar lagi akan menuju tempat seharusnya dengan membawa sesuatu yang kelak akan merubah segalanya. Barangkali mensejahterakan masyarakat dan semakin lagi kehidupannya semakin terpuruk. Himpitan ekonomi yang terlalu kuat dan keamanan berusaha yang diperoleh.
Marry tersenyum lega saat kurir yang akan membawanya kepada pertemuan yang hebat akan terlaksanakan dengan tidak terlalu besar pengorbanan. Marry menyetujui mengikuti orang suruhan tersebut yang berpakaian sederhana layaknya dirinya. Pakaian yang sama menyebabkan mereka menjadi pusat perhatian orang, sepanjang perjalanan keduanya banyak berpura-pura. Karena respon yang sedemikian membuat Marry semakin santai.
Bersambung...
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
