Oria Lasmana

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Pemukiman Rahasia

Pemukiman Rahasia

Marry bangun pagi itu lebih cepat. membasuh tubuhnya di air sungai yang dingin ternyata cukup menyegarkan dan mengembalikan mood. Setelah hampir seharian mereka kepanasan dan terselimuti debu yang menebal merubah segalanya. Dia akan mendekati kebenaran, dan semuanya nyata dan pasti dalam hitungan jam semua kegilaan, pelanggaran dan ketakutan akan berakhir. Mereka akan secepatnya mencapai stasiun dan Marry senang.

Beberapa meter dari stasiun kereta mereka berhenti, putih dengan pasti menekuk kaki depannya lalu disusul dengan kaki belakang. Gerakakannya membantu Marry untuk turun dari punggungnya, kuda baik hati tersebut dengan hati-hati menurunkan Marry. Setelah posisi Marry stabil maka dirinya segera berdiri, dan mengambil posisi siap. Siap jika sesekali penjahat datang, secara tiba-tiba mereka sudah siap dan keamanan Marry juga terjaga.

Marry menenpuk leher kuda putih itu lalu berjalan menjauh sengaja tak menoleh lagi sebab air matanya sudah terbendung. Kepergian Marry hari ini belum ada jadwal pasti untuk kembali, dalam perjalanan nantinya sangat sukar. Marry merasakan dadanya sesak, langkahnya berat dan kepalanya jauh lebih berat saat diajak berfikir yang muncul hanya bias. Marry tak akan mampu memaksa tubuhnya yang kelelahan untuk berbagi petualangan.

Bersambung...

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post