Pemukiman Rahasia
Mereka berhasil mencapai pintu keluar dan tiba-tiba saja seorang penjaga menghampiri mereka dengan sedikit kecurigaan. Marry dengan percaya diri menyodorkan baki yang berisi minuman teh yang menjadi kewajiban dari pemilik rumah untuk sarapan di pagi hari. Marry juga menjelaskan jika mereka diminta untuk mengerjakan secepatnya. Marry berhasil menyakinkan penjaga dan akhirnya mereka keluar dari rumah besar melalui jalur belakang.
Setelah berjalan sekitar lima kilometer mereka bertemu dengan seorang laki-laki paruh baya yang mengendarai kuda putih. Laki-laki itu dengan gagah membantu pria itu naik ke atas kuda dan segera membawanya pergi. Setelah yakin mereka hilang dari pandangannya maka Marry segera berlalu, menuangkan semua teh ke semak-semak yang ada di pinggir jalan dan berjalan kembali menuju kediaman Pak Sarno.
Marry kembali melewati pos penjagaan belakang dengan melaporkan dirinya telah selesai dalam tugas paginya maka gerbang itu baru di buka dan tanpa banyak bertanya penjaga mempersilahkan dirinya kembali masuk. Marry kembali ke dapur setelah yakin tak terpantau oleh pelayan yang lain dirinya segera meletakkan semua peralatan yang tadi di bawanya. Situasinya adalah mereka semua sibuk untuk jadwal makan siang Pak Sarno seseorang yang akan ditemui Marry hari ini.
Bersambung...
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
