Pemukiman Rahasia
Robert menelusuri seluruh ruang sampai ke belakang dan sudut yang paling tak memungkinkan, dan dia tetap tidak menemukan Marry. Semua pengawal yang tadinya menunggu di luar akhirnya masuk dan ikut menelusuri seluruh bagian rumah sederhana tersebut tentu hasilnya nihil. Ditengah kekecewaan yang menggerogotinya tiba-tiba saja salah seorang warga lewat. Pria tua dengan pakaian yang terlihat lusuh berjalan sambil memanggul cangkul.
Bagi Robert pria tua itu merupakan satu-satunya warga desa yang dia temui di pagi ini, langkahnya yang terlihat tergesa-gesa dan tatapan yang terus menunduk memberikan banyak pertanyaan di dalam kepala Robert. Kenapa semuanya menjadi berat padahal mereka sudah sangat dekat dengan Marry, Robert menyesal karena tak memberanikan diri untuk menemui Marry tadi malam. Robert memalingkan wajahnya ke arah kanan dimana pengawal terbaiknya sedang siap siaga.
Tatapan Robert adalah tanda atau kode yang hanya mereka yang tahu. Dan tanpa berpikir panjang lagi pengawal tersebut maju dan perintah kecil dari lisannya langsung membentuk formasi. Robert tahu dia akan menerima konsekuensi berata jika gagal berbagi argumen dengan dirinya sendiri. Pria tua itu tersentak kaget saat beberapa orang pengawal mengepungnya dengan senjata tajam di tangan kanan yang tergenggam sempurna.
Bersambung...
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
