Pemukiman Rahasia
Marry menghirup udara segar sebanyak-banyaknya, seakan-akan dirinya berada pada akhir perjalanan dunia. Setelah yakin paru-parunya mendapatkan udara yang berlebihan hatinya sedikit tenang, maka malam ini akan terasa lebih damai bagi dirinya. Marry akan kembali besok pagi ke tanah kelahirannya kembali, semuanya terasa seperti mimpi bagi Marry yang telah terlalu lama berada jauh dari semuanya. Kedamaian dan ketenangan hidupnya yang telah lama berlalu.
Marry yang lelah hanya berserah pada nasib baik tentunya, perjuangan yang panjang dan sederetan bahaya yang akhirnya terselesaikan oleh keputusan. Marry akhirnya menerima tiket untuk kembali ke tempat kelahirannya. Marry tak ingin mengulang kembali sederetan kejadian buruk yang melelahkan, entah bagaimana caranya dapat berjuang selama ini namun Marry sanggup. Kemaren pagi adlaah waktu hebat yang menakjubkan, seorang yang dipercayai Pak Sarno telah menemuinya.
Pria muda yang terlihat sangat segar dan kuat menemuinya dengan yakin, memperkenalkan diri dengan lantang. Setelahnya menjulurkan tangan kanannya memberikan salam, namun segalanya menarik perhatian bagi Marry. Pria muda yang sopan dan jujur, lalu dengan cepat kedekatan dalam komunikasi terjalin diantara mereka. Pria itu merogoh kantong celananya lalu mengeluarkan sesuatu yang mengejutkan Marry. Sebuah tiket perjalanan pulang setelah sekian lama, berharap akhirnya ada dipelupuk mata.
Bersambung....
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
