Kumbang dan Bunga
Sesuatu yang berat dan menghimpit sangat, kedua orang tua Bunga terus memanggil nama gadis cilik tersebut. Beberapa laki-laki berbadan tegap berjalan memimpin di depan dengan obor dan senter ditangan, menelusuri semua sudut kampung bahkan ke tempat yang paling tersembunyi. Sementara rombongan yang kedua menelusuri daerah bagian atas atau sekitar lokasi sekolah. Mereka menelusuri ladang tebu yang cukup rapat, dan dalam hitungan menit suara gaduh langsung terdengar.
Mereka menemukan banyak barang milik Bunga, sampai ke ujung yang berbatas langsung dengan pemukiman. Di sana mereka juga menmukan jejak terseret yang panjang, Bunga melepaskan beberapa benda yang terpola seolah-olah memberikan arah atau petunjuk kemana dirinya dibawa. Namun beberapa benda juga terlihat berpola sekedar berputar-putar saja. Mereka menelusuri wilayah sungai yang terdapat dibagian utara sekolah.
Setelah hampir lima jam kedua kelompok menelusuri seluruh lokasi yang diduga menjadi tempat tragedi dimulai mereka kembali dengan tangan kosong. Kedua kelompok mengumpulkan benda-benda apa saja yang berhasil mereka temukan. Benda-benda yang sengaja dijatuhkan oleh Bunga untuk memberitahukan keberadaannya kepada orang-orang yang mencarinya. Akan tetapi semua yang diharapkan tak terwujud mereka lelah mencari namun keberadaan gadis cilik itu tetap sebuah misteri.
Bersambung...
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
