Oria Lasmana

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Kumbang dan Bunga

Kumbang dan Bunga

Semuanya berjalan dengan cepat pada detik, menit dan jam yang telah berhenti Kumbang menuntaskan pekerjaan yang di berikan kepadanya. Kumbang dengan kecemasan berjalan ke ujung batas saat dirinya tanpa sengaja melihat lima orang laki-laki berjalan menuju kediaman bidan desa. Kumbang memutuskan bersembunyi di balik batang kayu dan memastikan apakah orang-orang yang berjalan tersebut sama dengan orang-orang yang menyakiti Bunga.

Wajah Kumbang menegang sesaat, keringat dinginya mengalir menciptakan rasa panas yang tertahan. Mereka sedang melacak jejak Bunga, tentu akan tidak aman jika kelima orang tersebut berhasil menemukan Bunga. Kondisi Bunga sangat tak layak untuk kembali dibawa kelimanya, Kumbang memilih jalan memotong agar tiba lebih awal di rumah dinas. Barangkali Bu bidan memiliki gagasan terbaik untuk menyelamatkan Bunga.

Namun langkah Kumbang terhenti saat dia melihat kelima orang itu berhenti di gerbang puskemas, mereka kelihatan menunggu seseorang. Saat orang yang ditunggu datang Kumbang menutup mulutnya dengan kuat karena rasa kaget dan tak percaya. Di gerbang sekolah itu dia melihat ayah Bunga bicara dengan kelima laki-laki kejam itu. Bukan pembicaraan biasa namun Kumbang yakin apa yang mereka bicarakan adalah yang berkaitan dengan kondisi Bunga saat ini.

Bersambung...

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post