Oria Lasmana

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Kumbang dan Bunga

Kumbang dan Bunga

Kumbang masuk lewat pintu belakang dan dengan tangkas memasukkan barang-barang penting ke dalam tas kain lusuh miliknya. Bu bidan yang melihat aktivitas Kumbang hanya bisa diam mematung, setelah membersihkan luka Bunga dan mengganti pakaiannya Bu bidan berpindah ke kamar mungilnya menyusun pakainya dengan cepat tanpa berpikir lagi. Bahaya di depan mata mereka dan jalan satu-satunya akan tertutup sebentar lagi.

Kumbang melihat ada gerobak di sudut puskesmas, dengan sigap segera membawa tubuh Bunga dan meletakan diatas gerobak. Gerobak yang sebelumnya telah diberi alas dengan tikar pandan dan kain panjang. Pada bagian atas diletakan bantal agar kepala Bunga tidak berada rendah dari jantungnya. Pendarahan pada kepala dikhawatirkan dapat membawa Bunga kepada kematian, mereka berdua bergerak dalam diam menuju tempat yang aman.

Langkah kaki mereka menjauh dalam hati yang terus bergejolak, semakin yakin akan kebenaran dan tujuan bahwa satu nyawa. Langkah mereka tepat karena setelah berikutnya pintu rumah dinas dibuka dan kelima pria yang tadi dilihat Kumbang tiba dan mereka sepertinya telah mengetahui rencan Kumbang dan Bu bidan karena salah seorang langsung masuk ke salah satu kamar. Dengan wajah yang merah padam setelahnya keluar dan membawa baju Bunga yang telah rusak.

Bersambung...

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post