Kumbang dan Bunga
Bu bidan selesai mengganti pakaian Bunga, dan membalut luka-luka ditubuhnya yang tadi masih mengaga, sementara malam terus bergulir dan Kumbang dalam diamnya dengan sigap membersihkan semuanya. Pakaian bekas Bunga yang sudah kotor dan robek dimasukkan ke dalam satu kantong plastik besar. Kemudian bekas kain yang digunakan untuk membersihkan luka dimasukkan ke kantung plastik yang lain, beberapa kantong sengaja disediakan agar dapat memisahkan barang-barang Bunga.
Bu bidan dengan telaten menyimpan kantong-kantong itu di tempat yang aman. Tak lupa kuku tangan Bunga di potong lalu di masukkan ke kantung plastik kecil. Kain handuk kering yang di gunakan membersihkan areal pentingnya juga diamankan. Semuah catatan medis ditulis meskipun dengan tangan yang bergetar hebat namun bidan baik hati itu terus membuat rincian tindakan pada luka pada tubuh Bunga.
Sesaat tangannya berhenti ketika menyadari bayaknya halaman yang menandai luka di sekujur tubuh Bunga. Matanya sembab dan wajahnya pucat, kedua tangannya gemetar bukan karena lapar namun karena hatinya yang terus ngelangsa setelah melihat dengan sendiri kondisi anak kecil 10 tahun yang mengalami kekejaman bertubi-tubi selama berhari-hari. Dan mirisnya lagi kekejaman fisiknya belum seberapa jika dibandingkan dengan kekerasan psikologisnya.
Bersambung...
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
