Kumbang dan Bunga
Bunga menjalani masa penyembuhan sebagaimana semestinya dengan pengawalan ketat dan super berlapis. Kedua orang tua yang penuh kasih dan kecemasan menemani selama 24 jam tanpa memalingkan sedikitpun pandangan mereka dari Bunga. Laporan telah ditulis oleh juru tulis dengan sedetail mungkin menceritakan setiap kejadian dengan detail dari cerita korban. Kriminalitas jelas terlihat dari uraian laporan tersebut.
Gadis cilik yang masih dibawah umur telah mengalami kekerasan oleh lima orang laik-laki dewasa. Akan tetapi saat masalah ini terangkat ke permukaan, kelimanya menghilang laksana di telan bumi tanpa jejak. Warga yang geram dengan tingkah mereka mencoba melacak ke rumah yang hanya disambut oleh keluarga anak dan istri yang tak tahu apa-apa. Sebagai orang terpandang di desanya, ayah Bunga terlihat sangat terpukul atau setidaknya demikian kelihatanya.
Kumbang sendiri sudah kembali kepada aktivitas biasanya, menjadi tulang punggung keluarga namun sesekali mengunjungi balai kesehatan untuk mendapatkan informasi terkait kondisi sahabat kecilnya. Kumbang enggan diajak ke rumah Bunga oleh bu bidan baik hati, meskipun sudah dibujuk berkali-kali. Bu bidan juga heran ada apa dengan Kumbang sehingga tak mau diajak ke sana. Setiap pagi sebelum pasiennya datang, ia akan mengunjungi Bunga walau hanya untuk menanyakan apakah tidurnya nyenyak semalam.
Bersambung...
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
